Profil

Tentang Sekolah

  • Berdirinya SMK Insan Medika didasari pada tinggi dan peluang baru tenaga menengah kejuruan kesehatan atau kefarmasian di dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, lembaga pendidikan ini outputnya adalah menyediakan SDM menengah atau lanjutan untuk kebutuhan industri kesehatan atau farmasi yang mumpuni menjadi dasar plus dari berdirinya SMK Insan Medika. Dari sumber BPS pangsa "peluang kerja" tenaga kesehatan seperti: tenaga penyuluh kesehatan, perawat, asisten perawat, bidan, kefarmasian, caregiver, asisten perawat gigi, home care dan lain-lain, sangat dibutuhkan di dalam negeri maupun luar negeri seperti di negara sebagian Asia dan Eropa. itulah yang menjadi landasan utama yang mendasar berdirinya

    Sekolah Kesehatan SMK Insan Medika merupakan sekolah kejuruan dengan kompetensi keahlian Keperawatan dan Manajemen Logistik yang terletak di Jalan Abdul Wahab No. 73 Rt/Rw 002/005 Sawangan Lama, Kota Depok, Jawa Barat. Berdiri sejak tahun 2011, diatas lahan yayasan sendiri dengan luas 2000m2, memiliki 8 (delapan) R. Kelas, R. Praktik/Lab Keperawatan, Lab Komputer, R. Perpustakaan, R. UKS, R. Kepala Sekolah, R. Guru, Kantin, Mushola, peralatan lab praktik IPA/Kimia, fasilitas olah raga, dan fasilitas penunjang lainnya seperti wifi, dan R. server ujian berbasis HP Android atau Laptop. 

    Pendidik dan tenaga pendidikan sesuai dengan standar dengan latar belakang pendidikan S1/S2, dari kampus negeri/swasta dan  saat ini sudah meluluskan 8 (delapan) angkatan sebanyak _+ 610 peserta didik. alumnusnya tersebar di beberapa instansi pelayanan kesehatan sekitar Kota Depok, Tangerang, Bogor, Bekasi, dan Jakarta serta melanjutkan Kuliah di PTN/PTS, Poltekkes Jakarta, Bandung, atau Bekasi dan di beberapa perguruan tinggi wilayah Jabodetabek. 

    Pada tahun 2015, SMK Insan Medika telah pertama kali mengikuti akreditasi sekolah dengan predikat nilai B  (Baik), dan pada Akreditasi kedua 2019 mendapatkan nilai A (Amat Baik)  dari lembaga akreditasi (BAN-S). Selain itu, penambahan beberapa fasilitas pun terus ditingkatkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran para siswa. Adapun kegiatan pembelajaran terbagi menjadi beberapa kegiatan. Pertama, kegiatan pembelajaran Practicum Class (Praktikum Kejuruan) sebesar 70% di laboratorium Keperawatan berupa materi dan post test tindakan-tindakan dasar keperawatan, ilmu kesehatan dan lain-lain. kegiatan ini dimulai dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. istirahat dan Sholat Dzuhur berjamaah.

    Kedua, adalah kegiatan pembelajaran teori 30% di kelas yang dilakukan dari pukul 12.30 hingga 17.15 WIB. siswa diajarkan mata pelajaran C1,C2,C3, adaptif dan Keagamaan, serta Kejuruan keperawatan. Ketiga, Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) di DuDi ( Dunia usaha dan industri ) yaitu, RS/Klinik mitra sekolah. Dalam hal ini siswa diterjunkan langsung di lapangan (RS/Klinik) atau fasilitas kesehatan lainnya selama dua bulan, untuk mengaplikasikan dan mengimplementasikannya ilmu yang mereka dapatkan di sekolah kepada pasien yang sebenarnya di lahan praktik. Adapun beberapa Dunia usaha dan Dunia industri (DuDi) mitra sekolah antara lain adalah RS Arrafiq Depok, RS. Hermina Jakarta, RS Brimob Kelapa Dua Depok, Klinik Primas Medika Depok, Klinik Najwa, Klinik Dr. Fakhrurrazi, Klinik Nabila, Klinik Anindita, Klinik Tugu Sawangan, Klinik Dr Hendi. Selain itu ada kegiatan ekstrakulikuler, Intrakurikuler, Bimbingan Konseling/karir, BKK (Bursa Khusus Kerja) bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, dan instansi terkait seperti, Home Care atau Panti Werda. 

    Alumni dalam angka statistik,  berdasarkan data sebaran alumni SMK Insan Medika yang masuk sebagai berikut 49% (Kuliah), 31% (Kerja di Klinik, RS, dan tenaga non kesehatan) dan 20% wirausaha dan lain-lain. Bidang Pekerjaan 63% di bidang kesehatan dan 37% non kesehatan

    Akhirnya, sebagai lembaga pendidikan formal kami masih ada kekurangan dan juga sangat tergantung dengan keberadaan masyarakat sekitar sekolah dan yang lebih luas, untuk itu lembaga ini hadir ingin selalu dekat dan berada di tengah-tengah masyarakat untuk melakukan perubahan dengan jalur pendidikan kejuruan berbasis kesehatan serta mengikuti perkembangan IT dan tantangan zaman abad 21 atau masyarakat industri 5.0 Semoga lembaga ini dapat terus melakukan pengabdiannya sebagai sekolah yang memanusiakan manusia bukan sekolah robot, berkarakter islami yang berlandaskan Qur'an dan Hadits sehingga dapat membentuk manusia yang berIPTEK dan BerIMTAQ serta berwawasan global. AR