Berita

Diklat Kewirausahaan 2019, SMK IM mendapatkan kesempatan, BRAVO !

Kesempatan langka ini, mereka dapatkan kemarin, Silaturahim, belajar bersama, berbagi pengetahuan dan pengalaman adalah kenikmatan dan kebahagiaan tersendiri bagi 2(dua) orang siswi SMK Insan Medika reva dan devita siswi kelas XI yang kami kirim untuk kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kewirausahaan SMK Angkatan ke-2 se-Jawa barat, yang diselengarakan ditpsmk, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Kegiatan yang dilaksanakan pada 22 - 24 April 2019, sangat berkesan, penuh inspirasi, kaya pengalaman dan pertemanan lintas kota/kab, "saya ingin mengaplikasikan ilmu yang didapat, dan mendesiminasikan khususnya pada teman-teman IM", ujar reva dan devita dengan penuh roman kegembiraan. Program ini bertujuan untuk mencetak generasi muda kaum milineal untuk pembuka lapangan kerja bukan pencari kerja, dengan berwirausaha kelak mereka akan lebih survival menghadapi persaingan tenaga kerja. Pendidikan dan Latihan Kewirausahaan ini kelanjutan dari Program Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW) ini untuk mengintegrasikan konsep BMW yaitu Bekerja, Melanjutkan studi, Wirausaha. Saat ini, pendidikan kewirausahaan di SMK dimplementasikan dalam berbagai bentuk pembelajaran berbasis produksi dan bisnis, seperti Teaching Factory, atau Techno Park. kegiatan ini merupakan praktik nyata dari mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) dan simulasi dan komunikasi digital" ujar Kepala Subdirektorat Kurikulum Ditpsmk, Mochamad Widiyanto. 

Selama Diklat, materi teori sedikit diberikan, Praktik adalah model pembelajaran yang diutamakan untuk mendorong siswa memiliki keterampilan melalui praktik usaha atau praktik wirausaha berbasis daring/online karena dipandang relatif murah dan mudah untuk pemula. Khususnya bagi siswa generasi Z, sejalan dengan upaya menghadapi era industri 4.0. Target yang ditetapkan adalah omzet per semester. 

Indikator keberhasilannya kalau siswa tidak perlu mencari pekerjaan, bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya maupun orang lain. kita ingin anak-anak ini semuanya memiliki pekerjaan, bekerja atau berwirausaha, tidak ada yang menganggur, jelas Widi dalam sambutan pada pembukaan kegiatan Diklat KWU kemarin. Semoga kegiatan KWU ini terus ditingkatkan kulitas dan kuantitasnya, keinginan saya yang penting setiap siswa bebas berekspresi, tidak monoton, tajamkan kreatifitas selalu dalam kegiatan apapun, karena dengan  itu modal untuk berani berusaha dan berkarya. imbuh kepala SMK Insan Medika Achmad Ruhyat, S.Th.I.,M.Pd. wallohua'lam. (AR)